10 Rumah Mode Paris Terbaik Bagian 2

10 Rumah Mode Paris Terbaik Bagian 2

10 Rumah Mode Paris Terbaik Bagian 2 – Christian Dior, Chanel, Lanvin, Herms, Louis Vuitton brand fashion yang telah terkenal secara global ini adalah rumah mode mewah Prancis yang unik yang semuanya berawal di Paris, dan semuanya didirikan oleh orang yang namanya masih mereka pakai sampai sekarang.

Berjalan-jalan di sepanjang Champs-Elysées, Avenue Montaigne, Rue Cambon, atau Faubourg Saint-Honoré dan Anda dapat melompat dari haute couture maison ke butik haute couture tanpa berkeringat. Mari kita lihat Lima Besar rumah mode mewah Prancis, yang didirikan di Paris dan dikenal di seluruh dunia. http://daftarsbobet88.sg-host.com/

6. Hermes

Pada tahun 1837, Thierry Herms mulai membuat harness, sadel, kekang, dan perlengkapan berkuda kulit untuk bangsawan Eropa.

Hermès of Paris, kuil syal sutra yang terkenal, tas Kelly, tas Birkin, parfum Hermessence, dan perhiasan telah memiliki perjalanan spektakuler dari awal yang sederhana. Pendirinya, Thierry Herms mulai membuat baju zirah pada tahun 1837 dengan tujuan memproduksi pelana, kekang, dan perlengkapan berkuda kulit untuk bangsawan Eropa. Adalah putranya Charles-Émile Herms yang memindahkan toko Herms ke 24 Rue du Faubourg Saint-Honoré, di mana toko itu tetap ada sampai hari ini.

Ini dengan cepat berubah menjadi aksesori lain, seperti syal dan tas, yang dengan cepat membuat Herms mendapatkan popularitas luas sebagai merek.

Putra Thierry-lah yang pertama kali membuka toko Herms di 24 Rue du Faubourg Saint-Honoré, yang tetap buka untuk umum hingga hari ini!

7. Mugler

Dikenal sebagai salah satu rumah mode yang lebih bersifat cabul di Paris, Mugler mengambil cuti panjang selama tahun 80-an ketika musim “fantasi seksis” menyebabkan kegemparan di kalangan publik.

Hari ini, Thierry Mugler dikenal sebagai “raja perkemahan”, dan desainnya yang keterlaluan terus-menerus mendorong batasan tentang apa yang harus dan tidak boleh dilakukan dengan kulit dan lateks.

Parfum Mugler’s Angel juga merupakan salah satu wewangian terlaris di dunia, berkontribusi signifikan terhadap kemampuan label ini untuk tetap relevan.

8. Yves Saint Laurent

Beberapa desainer hidup dalam cahaya positif seperti Yves Saint Laurent.

Jiwa yang pendiam dan tersiksa, Yves dibesarkan di Paris dan masuk ke dunia dengan menjadi direktur kreatif di Dior pada usia 21 tahun.

Dia bertanggung jawab penuh untuk menyelamatkan Dior dari gangguan keuangan melalui koleksi comeback-nya tahun 1958.

Yves kemudian membuka rumah modenya sendiri, YSL, bersama rekannya Pierre Bergé. Rumah lama mereka sekarang menjadi Museum Yves Saint Laurent di Paris.

9. Jean-Paul Gaultier

Jean-Paul Gaultier adalah bakat alami yang dapat membuat sketsa seluruh koleksi tanpa harus memiliki pelatihan atau pendidikan formal dalam mode.

Dia membuat banyak pengaruhnya di Paris antara tahun 70-an dan 90-an, dan bertanggung jawab atas “cone-bra” terkenal yang dikenakan Madonna sepanjang dekade terakhir ini.

Rumah mode Gaultier menghentikan sektor ready-to-wear mereka pada tahun 2015, memilih untuk fokus hanya pada haute couture saja.

10. Paco Rabanne

Jika Anda baru di kancah mode Paris, Paco Rabanne adalah pertunjukan yang harus diwaspadai setiap musim.

Paco memulai karirnya bekerja sebagai desainer kostum, sebagian besar untuk kabaret. Ketika Anda melihat desainnya hari ini, Anda akan memahami betapa kuatnya pengaruh industri ini terhadap dirinya.

Pada tahun-tahun awal, Rabanne berkolaborasi dengan Dior, Givenchy, dan merek besar lainnya hingga akhirnya memulai label namanya sendiri.